Setiap pagi, kegiatan diawali dengan salat Duha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an (ngaji) yang dipandu oleh guru. Setelah itu, siswa juga mengikuti ceramah atau kultum yang disampaikan secara bergiliran oleh guru maupun siswa. Materi ceramah berisi pesan moral, motivasi, serta penguatan akhlak selama Ramadan.
Untuk menambah semarak bulan suci, sekolah turut mengadakan berbagai lomba Islami, seperti lomba ceramah, hafalan surah pendek, dan adzan. Kegiatan ini bertujuan melatih keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, serta menggali potensi siswa dalam bidang keagamaan.
Meskipun berada di bulan Ramadan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan penyesuaian waktu agar proses akademik tetap optimal. Selain itu, program diniyah juga tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya. Kegiatan diniyah menjadi wadah pembelajaran agama yang lebih mendalam, sehingga siswa tidak hanya memahami materi pelajaran umum, tetapi juga memperkuat pemahaman keislaman mereka.
Program Ramadan ini mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai religius. Plt Kepala sekolah berharap melalui kegiatan rutin, lomba Islami, serta pelaksanaan diniyah yang tetap berjalan, siswa dapat menjadi pribadi yang religius, disiplin, dan berprestasi.Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Ramadan di sekolah menjadi momen pembinaan iman, ilmu, dan karakter secara seimbang.












